PT Berau Coal Sukses Gondol Dua PROPER EMAS 2021

PT Berau Coal Sukses Gondol Dua PROPER EMAS 2021

Jakarta,TAMBANG,-Perusahaan tambang batu bara PT Berau Coal sukses meraih Anugerah Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) Kategori EMAS tahun 2021. Bahkan perusahaan ini sukses menggondol dua PROPER EMAS yakni PT Berau Coal Site Sambarata dan PT Berau Coal Site Lati. Ini menjadi perusahaan tambang batu bara pertama yang sukses meraih dua PROPER EMAS di tahun yang sama. Selain itu, PT Berau Coal juga meraih PROPER HIJAU untuk Site Binungan.

PROPER merupakan penghargaan yang diberikan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kepada perusahaan terkait kinerja pengelolaan lingkungan. Ada empat kategori mulai dari yang terburuk yakni Kategori HITAM, Kategori BIRU, Kategori HIJAU dan Kategori EMAS. Khusus untuk peraih PROPER EMAS dilaksanakan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, (28/12).

Direktur Operasional & HSE PT Berau Coal Arief Wiedhartono dan General Manager System Compliance & Environment PT Berau Coal Febriwiadi Djali menerima langsung Penghargaan PROPER Emas dari Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin yang disaksikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

PROPER EMAS diberikan pada perusahaan-perusahaan yang dinilai memenuhi passing grade EMAS dan telah menunjukkan konsistensi meraih peringkat HIJAU pada 2 periode PROPER sebelumnya. Juga menunjukkan satu program inovasi sosial yang dimiliki perusahaan.

Dalam laporannya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya menyebutkan tingkat ketaatan perusahaan terhadap lingkungan terus meningkat dan tahun ini menjadi 75%. Dari evaluasi yang dilakukan akhirnya perusahaan yang meraih PROPER EMAS ada 47 perusahaan.

“Pemerintah dalam hal ini KLHK sebagai fasilitator Pelaksana bersama Dewan Pertimbangan PROPER sedang dan akan berusaha terus menerus mengembangkan kinerja perusahaan dalam kontribusi terhadap kualitas lingkungan yang semakin baik. Teknik, metode, orientasi dan segala daya upaya terus dieksplorasi oleh Dewan Pertimbangan PROPER dengan scientific based dan evidence base untuk kinerja lingkungan,” tandas Menteri Siti.

Menteri Siti pun menegaskan semuanya dilakukan atas tujuan sebaik-baiknya Pemerintah bisa mendorong upaya pengendalian lingkungan dan keseimbangan dalam upaya ekonomi dan investasi dengan keseimbangan lingkungan.

Sementara Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan selama 24 tahun PROPER telah berkembang menjadi platform bagi dunia usaha untuk melakukan praktek bisnis yang berkelanjutan dengan menerapkan prinsip ekonomi hijau.

“Dunia usaha harus memperhatikan lingkungan sekitar baik lingkungan fisik, non fisik maupun lingkungan sosial. Secara khusus saya menyambut baik kriteria sensitifitas dalam cepat tanggap kebencanaan sebagai respon terhadap pandemi covid-19 sebagai kriteria baru di aspek pemberdayaan masyarakat yang ditambahkan sejak tahun 2020,”tandas Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.

Wakil Presiden mendorong peran aktif dunia usaha dalam mengatasi perubahan iklim dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan salah satunya adlah turut berpartisipasi dalam mencapai Indonesia forestry and other land using 2030 untuk menekan dampak negatif perubahan iklim.

“Saya mengucapkan selamat kepada perusahaan penerima Anugerah Lingkungan PROPER kategori peringkat EMAS tahun ini. Anda adalah sumber insipirasi dan motivasi karena berhasil dalam mengelola lingkungan hidup lestari,” tutur Ma’aruf Amin di akhir sambutannya.

Direktur Operasional dan HSE PT Berau Coal, Arief Wiedhartono yang hadir dalam acara penganugerahan penghargaan tersebut pun turut bersyukur atas penghargaan PROPER Peringkat EMAS yang didapatkan oleh dua site operasi PT Berau Coal yaitu Site Lati dan Site Sambarata serta Peringkat HIJAU untuk site Binungan. Ini merupakan kali pertama perusahaan pertambangan yang memiliki operasi di Berau ini mendapatkan predikat emas setelah berturut-turut meraih peringkat HIJAU.

“Kami bersyukur atas raihan dua PROPER EMAS untuk site Lati dan Site Sambarata serta satu PROPER HIJAU untuk site Binungan. Kami telah berhasil membuat pencapaian baru dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui inovasi sosial. Capaian ini merupakan wujud konsistensi dalam menjalankan operasional yang bertanggung jawab terhadap lingkungan serta memberikan perhatian dan manfaat ke masyarakat.” ujar Arief.

Kepala Teknik Tambang PT Berau Coal, Feri Indrayana juga menambahkan bahwa mendapatkan raihan PROPER EMAS bukanlah hal yang mudah, butuh konsistensi seluruh pekerja di lini operasi untuk mewujudkannya.

“Penghargaan ini adalah wujud komitmen tinggi dan kerja keras dari seluruh pekerja PT Berau Coal dan Mitra Kerja terhadap pengelolaan lingkungan yang beyond compliance dan fokus terhadap program pemberdayaan masyarakat yang berdampak serta berkelanjutan. Raihan ini tidak mudah sehingga benar-benar menjadi amanah yang perlu kita jaga untuk terus berupaya menciptakan operasional yang selamat, hijau dan produktif.” tambah Feri.

Penghargaan PROPER EMAS ini merupakan wujud komitmen PT Berau Coal dalam melakukan tata kelola lingkungan beyond compliance (di atas yang dipersyaratkan), turut berkontribusi dalam efisiensi energi dan melakukan program-program pemberdayaan yang berdampak positif serta berkesinambungan untuk masyarakat.

Artikel Terkait

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI kini memiliki jajaran Komisaris dan Direksi lengkap untuk mendukung pelaksanaan mandatnya dalam tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia. Dewan Komisaris DSI dipimpin Komisaris Utama Cipung Noer, bersama Tony Wenas, Prof. Mari Elka Pangestu, dan Harold Tjiptadjaja sebagai Komisaris. Jajaran tersebut memiliki

By Rian Wahyuddin
DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI mengumumkan kesiapan operasional dalam menjalankan mandat pengelolaan ekspor komoditas strategis Indonesia. Dalam waktu sedikit lebih dari dua bulan, DSI telah membangun visibilitas analitis terhadap sekitar 6.500 deklarasi ekspor dengan nilai lebih dari USD14 miliar. DSI dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)

By Rian Wahyuddin
SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

Yogyakarta, TAMBANG – Penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kunci utama dalam mendorong transformasi industri mineral dan batubara (minerba) menuju Indonesia Emas 2045. Hilirisasi, digitalisasi, transisi energi, dan tuntutan keberlanjutan membutuhkan tenaga profesional dengan kompetensi yang semakin beragam. Hal tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Mempersiapkan SDM Unggul, Inovatif,

By Rian Wahyuddin