RKAB KPC dan Arutmin Disetujui, Segini Target Produksi Batu Bara BUMI Tahun 2024

RKAB KPC dan Arutmin Disetujui, Segini Target Produksi Batu Bara BUMI Tahun 2024
Ilustrasi

Jakarta, TAMBANG – Dokumen Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) dua anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia (Arutmin) periode 2024-2026 telah disetujui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“BUMI telah mendapat persetujuan RKAB untuk 2 IUPK, KPC dan Arutmin periode 2024 -2026,” ujar Direktur BUMI, Dileep Srivastava dalam keterangan tertulis, Selasa (2/1).

Baik KPC maupun Arutmin, keduanya berstatus izin usaha pertambangan khusus (IUPK) dari Kementerian ESDM. Batas waktu IUPK KPC sampai Desember 2031, sementara batas IUPK Arutmin hingga November 2030.  

Dileep menyebutkan bahwa pada tahun 2024, BUMI memiliki target produksi batu bara lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Pada tahun ini, lewat kedua unit usahanya itu BUMI menargetkan volume produksi sebesar 80 metrik ton (MT) atau lebih.  

“Diperkirakan volume hanya dari KPC dan Arutmin akan mencapai sekitar 80 MT, lebih tinggi dari 2023 dan jauh lebih tinggi dari 2022,” terang Dileep.

Sebagai informasi, target produksi batu bara PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada tahun 2023 berkisar 75-80 juta metrik ton. Dari jumlah tersebut sebesar 20-30 juta metrik ton berasal dari Arutmin dan dari Kaltim Prima Coal (KPC) berkisar 45-50 juta metrik ton.

Per September 2023, BUMI berhasil memproduksi batu bara sebesar 56,2 juta metrik ton dan volume jual sebesar 54,3 metrik ton. Kendati demikian, perusahaan optimis target tahun 2023 akan terealisasi dengan optimal.

Artikel Terkait

Teknologi Backfilling Dinilai Cocok Diterapkan di Pertambangan Indonesia

Teknologi Backfilling Dinilai Cocok Diterapkan di Pertambangan Indonesia

Jakarta,TAMBANG,- Dalam industri pertambangan, istilah tailing atau limbah sisa proses pengolahan mineral sering kali menjadi perhatian serius. Bukan sekadar urusan teknis, pengelolaan tailing kini menyangkut aspek kepercayaan publik, keselamatan kerja, hingga keberlanjutan lingkungan. Selama ini, metode Tailing Storage Facility (TSF) atau fasilitas penyimpanan di permukaan menjadi pendekatan yang

By Egenius Soda
Astrindo-Humpuss Tandatangani MoU Strategis Pengembangan Proyek Energi dan Infrastruktur Industri

Astrindo-Humpuss Tandatangani MoU Strategis Pengembangan Proyek Energi dan Infrastruktur Industri

Jakarta, TAMBANG - PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (“Astrindo” atau “Perseroan”, atau “BIPI”), perusahaan investasi yang berfokus pada infrastruktur energi terintegrasi, terus melanjutkan transformasi strategis bisnisnya melalui penguatan portofolio investasi yang berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan dan pengembangan sektor energi masa depan. Perseroan dan PT Humpuss (“Humpuss”) telah menandatangani Nota Kesepahaman

By Rian Wahyuddin