SANY Mining Golf Tournament 2026 Jadi Ajang Perkuat Sinergi dan Baca Prospek Industri Tambang
PT SANY Perkasa menggelar SANY Mining Golf Tournament 2026 sebagai ajang memperkuat hubungan dengan pelanggan sekaligus membangun komunikasi dengan para pemangku kepentingan industri pertambangan di Indonesia.
Jakarta, TAMBANG – PT SANY Perkasa menggelar SANY Mining Golf Tournament 2026 sebagai ajang memperkuat hubungan dengan pelanggan sekaligus membangun komunikasi dengan para pemangku kepentingan industri pertambangan di Indonesia.
Kegiatan yang diselenggarakan di Royale Jakarta Golf Club pada Rabu, 19 Agustus 2026 ini, tidak hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk melihat perkembangan industri tambang dan prospeknya hingga 2027.

Vice President Director PT SANY Perkasa, Hery Yudianto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun engagement dengan pelanggan dan stakeholder di berbagai sektor industri, khususnya pertambangan batu bara.
“Tujuannya satu, kami ingin tumbuh dan berkembang bersama para miner yang ada di Indonesia, selaras dengan komitmen kami untuk terus memperkenalkan produk-produk unggulan dan inovatif di pasar ekskavator,” ujar Hery kepada TAMBANG.
Menurutnya, SANY melihat kebutuhan industri pertambangan terus berkembang, termasuk tuntutan terhadap penggunaan teknologi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Karena itu, perusahaan mulai memperkuat portofolio produk yang mendukung proses dekarbonisasi di sektor pertambangan.
“Saat ini kami berada pada fase untuk memperkenalkan produk yang mengedepankan teknologi terkini dan ramah lingkungan. Dekarbonisasi menjadi konsen penuh kami dari pabrikan untuk mendukung industri pertambangan di Indonesia,” katanya.
Salah satu teknologi yang tengah diperkenalkan adalah ekskavator bertenaga listrik atau baterai. Hery mengungkapkan, beberapa produk tersebut telah dikirim dan digunakan oleh pelanggan, khususnya di Kalimantan Timur.
Bahkan, SANY telah menempatkan ekskavator kelas 300 ton bertenaga listrik di Kalimantan Timur. Menurut Hery, unit tersebut menjadi salah satu ekskavator terbesar berbasis listrik yang telah dikirim SANY ke Indonesia.
Selain produk, SANY juga menempatkan layanan purnajual sebagai bagian penting dalam mendukung operasional pelanggan. Perusahaan akan terus memperkuat jaringan product support, ketersediaan spare parts, serta layanan service.
“Selain produk yang handal dan unggul, kami juga akan terus memperkuat layanan product support. Kami berkomitmen mendukung industri pertambangan dengan produk-produk berkualitas tinggi dan after-sales service yang siap mendukung kesuksesan bisnis ini,” ujarnya.
Golf SANY Pererat Silaturahmi Pelaku Tambang
Direktur PT Cakrawala Langit Sejahtera (CLS), Shashank G. Katre, menilai penyelenggaraan turnamen berlangsung sangat baik. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi para pelaku industri untuk bertemu sekaligus mendapatkan informasi mengenai perkembangan SANY dan produk-produknya.
Shashank juga melihat adanya tanda-tanda pemulihan industri pertambangan setelah mengalami perlambatan pada semester pertama 2026.
“Hingga semester pertama 2026, industri pertambangan Indonesia memang mengalami perlambatan. Namun, saat ini pemerintah mulai memberikan dukungan terhadap sektor pertambangan, khususnya batu bara,” katanya.
Dengan adanya persetujuan RKAB baru dan berbagai perizinan pertambangan, ia berharap aktivitas industri kembali meningkat. CLS sendiri tengah meningkatkan kapasitas produksi dan melakukan pembelian peralatan baru dari SANY.
Pandangan optimistis juga disampaikan Danang Danardoyo dari PT Sinar Mandiri Agung (SIMA), perusahaan yang bergerak di bidang asset management dan penyediaan alat berat untuk kegiatan pertambangan.
Danang menilai kondisi industri saat ini bukan sepenuhnya mengalami penurunan, melainkan sedang berada dalam fase penataan.
“Saya sebenarnya tidak melihatnya down, tetapi lebih kepada mau diatur. Pasti ada hiccup, tersendat sebentar, tetapi itu untuk maju lebih cepat dan lebih baik,” ujarnya.
Menurutnya, penataan industri diperlukan agar kegiatan pertambangan berjalan lebih proper, termasuk dari sisi pemerataan dan tata kelola kegiatan penambangan.
Ia juga menekankan pentingnya kualitas alat berat dan layanan purnajual. Menurutnya, alat yang digunakan di tambang harus memiliki keandalan dan tidak sekadar mengejar harga.
“After-sales itu sangat menentukan. Kalau sudah didukung di mana-mana, tentunya akan kita pupuk supaya lebih maju lagi,” katanya.
Optimisme Industri Tahun Depan
Sementara itu, Hafiz Kasmir dari PT United Arkato menilai kegiatan golf seperti ini penting untuk memperkuat hubungan antarpelaku industri.
Menurutnya, pertemuan informal memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk bertukar informasi mengenai dinamika bisnis yang tengah berlangsung.
“Bagus sekali untuk emotional bonding dan membuka komunikasi, sehingga kita bisa terus berbagi hal-hal terkait dinamika usaha yang sedang terjadi di Indonesia dan sekitarnya,” ujar Hafiz.
Menghadapi kondisi industri yang dinamis, United Arkato memperkuat manajemen risiko, efisiensi, efektivitas, serta produktivitas. Perusahaan juga mencermati sektor yang dinilai relatif stabil, seperti mineral, emas, dan nikel.
Untuk 2027, Hafiz berharap kondisi ekonomi dan bisnis membaik, disertai regulasi yang lebih stabil sehingga pelaku usaha memiliki kepastian dalam menyusun rencana jangka panjang.
Optimisme serupa disampaikan Shashank. Ia menilai dukungan pemerintah tetap menjadi faktor penting karena sektor pertambangan memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian dan penerimaan devisa Indonesia.
“Harapannya dukungan kebijakan pemerintah dapat terus diperkuat sehingga industri pertambangan semakin baik,” katanya.
Di sisi lain, SANY menutup rangkaian kegiatan dengan sejumlah transaksi. Hery mengungkapkan, dua pelanggan menandatangani kesepakatan pembelian empat unit ekskavator kelas besar, masing-masing dua unit berkapasitas di atas 100 ton dan dua unit di atas 200 ton.
Dua perusahaan tersebut yakni PT Cakrawala Langit Sejahtera dan PT Sinar Mandiri Agung. Selanjutnya, SANY menargetkan proses komersialisasi dan pengiriman unit dalam waktu sekitar dua bulan.
Dengan demikian, SANY Mining Golf Tournament 2026 tidak sekadar menjadi ajang olahraga dan silaturahmi. Kegiatan ini juga memperlihatkan optimisme pelaku industri terhadap pemulihan sektor pertambangan sekaligus memperkuat kolaborasi antara produsen alat berat, kontraktor, dan perusahaan pertambangan memasuki 2027.
