tembaga

LTJ

Tambang Today

Badan Usaha Ini Wajib Lakukan Eksplorasi Lanjutan LTJ jika Tak Ingin IUP Dicabut

Jakarta, TAMBANG – Kementerian ESDM saat ini tengah menyiapkan revisi peraturan menteri yang akan menegaskan posisi logam tanah jarang (LTJ) sebagai mineral logam strategis di bawah kewenangan pemerintah pusat. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 296 Tahun 2023 tentang Penetapan Jenis Komoditas yang Tergolong dalam Klasifikasi

By Rian Wahyuddin
Konservasi MDKA

Lingkungan

Ini Komitmen dan Inovasi MDKA dalam Konservasi Lingkungan dan Mineral

Jakarta, TAMBANG – Sebagai perusahaan induk pertambangan logam dan mineral di Indonesia, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), berkomitmen untuk melakukan konservasi lingkungan dan mineral. Termasuk melakukan serangkaian inovasi dalam program tersebut. Dengan meletakkan keberlanjutan sebagai dasar operasinya, MDKA berkomitmen secara aktif dan signifikan mengurangi emisi karbon yang berdampak negatif terhadap

By Rian Wahyuddin
Hilirisasi mineral logam

Mineral

Ini Langkah Pemerintah Optimalkan Hilirisasi Nikel, Timah Hingga Komoditas Besi

Jakarta, TAMBANG – Pemerintah lewat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus berupaya mengoptimalkan nilai tambah dari program hilirisasi komoditas tambang, terutama pada mineral logam. Kebijakan hilirisasi mineral logam yang sedang digencarkan saat ini meliputi peningkatan, optimalisasi dan efisiensi industri pengolahan pemurnian alias smelter. Khususnya terhadap enam komoditas yaitu nikel,

By Rian Wahyuddin
emas MDKA

Korporasi

Komitmen Terhadap Keberlanjutan, MDKA Raih Rating "A" ESG dan Gold Rank ASRRAT 2023

Jakarta, TAMBANG – PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) meraih dua pengakuan dari lembaga internasional karena komitmennya terhadap prinsip keberlanjutan. Pertama dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) karena komitmen dalam implementasi standar Environment, Social, dan Governance (ESG). MDKA memperoleh kenaikan peringkat ESG MSCI dari yang semula “BBB” menjadi “A”. Presiden Direktur

By Rian Wahyuddin