Turangga Resources Borong Penghargaan Kalimantan Fire & Rescue Challenge 4th

Turangga Resources
Istimewa

Jakarta, TAMBANGPT Tuah Turangga Agung (Turangga Resources) melalui dua anak usahanya yaitu PT Suprabari Mapanindo Mineral (SMM) dan PT Asmin Bara Bronang (ABB) memborong penghargaan Kalimantan Fire & Rescue Challenge 4th.

SMM membawa pulang empat penghargaan sekaligus, yaitu Juara Harapan 3 Fire Fighting Scenario, Juara Harapan 3 Flood Water Scenario, Juara Harapan 1 Theory Assessment, dan Juara Harapan 2 Firefighter Fitness Drill.

Adapun ABB berhasil meraih Juara 2 Trench Rescue Scenario, Juara 3 Vehicle Firefighters Scenario, Juara 3 Overall Winner, Juara Harapan Theory Assessment, dan Juara Harapan Firefighters Fitness Drill.

Departemen Head EHS ABB, Leonardus Indriarto, menegaskan capaian ini mencerminkan komitmen perusahaan pada keselamatan dan kesiapsiagaan darurat. Perusahaan, lanjutnya, akan terus memperkuat kapasitas tim rescue dalam menghadapi setiap potensi kedaruratan.

“Prestasi yang diraih ini menjadi bukti nyata bahwa komitmen terhadap keselamatan kerja dan kesiapsiagaan darurat telah tertanam kuat dalam budaya operasional kami. Turangga Resources akan terus mendorong peningkatan kapasitas tim rescue agar siap menghadapi segala bentuk situasi darurat,” ungkap dia dalam keterangannya, dikutip Kamis (21/8).

Dia menegaskan, keberhasilan ini mencerminkan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki Grup Turangga Resources, khususnya dalam hal kompetensi teknis, kemampuan mengambil keputusan cepat, serta koordinasi tim di bawah tekanan.

“Kesiapan ini menjadi elemen penting dalam menjaga keselamatan operasional di lingkungan pertambangan,” imbuhnya.

Bagi Grup Turangga Resources, pencapaian ini bukan sekadar hasil dari latihan intensif, melainkan wujud nyata komitmen berkelanjutan dalam membangun budaya keselamatan di setiap lini operasi. Partisipasi aktif dan perolehan penghargaan di kompetisi ini menjadi motivasi untuk terus menjaga, memperkuat, dan meningkatkan kinerja tim tanggap darurat di masa mendatang.

Kalimantan Fire & Rescue Challenge 4th diselenggarakan oleh Perkumpulan Profesi Tanggap Darurat Pertambangan Kalimantan (PPTDPK) pada 27 Juli–1 Agustus 2025 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Kompetisi yang berlangsung selama enam hari ini menampilkan berbagai kategori lomba, mulai dari opening ceremony, trench rescue scenario, flood water scenario, fire fighting scenario, rope rescue scenario, theory assessment, firefighter fitness drill, hingga closing ceremony. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menguji kecepatan, ketepatan, keterampilan teknis, serta koordinasi tim dalam menangani situasi kritis di lapangan.

Melalui kegiatan ini, standar keselamatan di industri diharapkan semakin meningkat, sejalan dengan kebutuhan untuk menghadapi tantangan lapangan secara efektif.

Baca juga: Keren, ERG PT Berau Coal Sukses Raih Juara Umum Ketiga Dalam Ajang IMERC 2025

Artikel Terkait

Ceria Corp Kibarkan Merah Putih di Puncak Mekongga, Rayakan Kemerdekaan dari Ketinggian 2.620 Mdpl

Ceria Corp Kibarkan Merah Putih di Puncak Mekongga, Rayakan Kemerdekaan dari Ketinggian 2.620 Mdpl

Jakarta, TAMBANG - Setelah menempuh perjalanan panjang melalui medan pegunungan yang menantang, rombongan Ceria Corp akhirnya menjejakkan kaki di Puncak Gunung Mekongga. Tepat pada 17 Agustus 2026, Merah Putih berkibar di ketinggian 2.620 meter di atas permukaan laut (MDPL), menjadi penanda keberhasilan Ekspedisi Gunung Mekongga sekaligus menghadirkan makna tersendiri dalam

By Rian Wahyuddin
Alumni Angkatan 1976 UPN Veteran Yogyakarta dan Majalah TAMBANG Gelar Seminar Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

Alumni Angkatan 1976 UPN Veteran Yogyakarta dan Majalah TAMBANG Gelar Seminar Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

Jakarta, TAMBANG — Alumni Angkatan 1976 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) bersama Majalah TAMBANG bakal menggelar Seminar Nasional bertema “Mempersiapkan SDM Unggul, Inovatif dan Produktif untuk Mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045” di Kampus 1 UPNVY, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (22/8/2026). Seminar ini menjadi forum untuk mempertemukan kalangan

By Rian Wahyuddin