VALE Libatkan Pekerja Lokal Bangun Proyek Instalasi Air Bersih dan Jembatan Lampesue Luwu Timur

Jembatan Lampesue
Dari kiri: Kepala Desa Towuti Russa, Kapolsek Towuti Iptu Suhardi, dan Acting CTO PT Vale Jinan Syakir mengangkat sekop pertanda dimulainya proyek Instalasi Air Bersih dan Jembatan Lampesue, Luwu Timur. PT Vale akan membangun instalasi air bersih dengan jangkauan 16 kilometer dan akan membawa manfaat bagi sedikitnya 1.800 warga di Desa Mahalona, Luwu Timur. Sedangkan, Jembatan Lampesue akan membuka akses bagi penduduk desa setempat.

Jakarta, TAMBANG – PT Vale Indonesia Tbk (VALE) melibatkan pekerja lokal untuk membangun proyek instalasi air bersih dan Jembatan Lampesue di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Setengah tenaga kerja dari dua proyek ini merupakan talenta lokal Desa Mahalona.

Acting Chief Technology Officer (CTO), Jinan Syakir mengatakan, pembangunan kedua proyek diharapkan memberikan kesempatan untuk menambah pengalaman bagi talenta lokal di Desa Mahalona. Guna menyiapkan pengerjaan proyek ini, total 200 pekerja telah menjalani pelatihan sesuai standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) PT Vale.

“Sebanyak 100 orang tenaga kerja itu dari Desa Mahalona. Semoga ini menjadi titik awal kemajuan dan keberkahan bagi kita semua,” ujar Jinan dalam keterangan tertulis yang diterima tambang.co.id, Selasa (26/9).

Menurut dia, kedua proyek infrastruktur ini untuk menunjang kebutuhan esensial masyarakat, yakni jaringan air bersih dan jembatan. Bersama Tripika Kecamatan Towuti, dan Pemerintah Desa Mahalona, manajemen PT Vale meletakkan batu pertama pada kedua proyek ini di Desa Mahalona, Kecamatan Towuti, Luwu Timur, Senin (25/09).

Jinan juga berharap, dukungan masyarakat dapat memperlancar aktivitas pembangunan jembatan sepanjang 45 meter dan lebar 13 meter ini. “PT Vale punya tujuan bahwa keberadaannya itu untuk memperbaiki kehidupan dan perubahan lebih baik bersama-sama. Sehingga apapun aktivitasnya harus memberikan manfaat sebesar-besarnya,” jelasnya.

Selain jembatan, perseroan juga mendukung pembangunan instalasi air bersih dengan jangkauan mencapai 16 kilometer. Infrastruktur ini akan tak hanya berfungsi untuk membawa pasokan air ke lahan konsesi PT Vale di Blok 1 Bahodopi, Sulawesi Tengah, tetapi juga membawa manfaat bagi 1.808 penduduk di empat dusun yang ada di Desa Mahalona, yakni Koromalai, Ballawai, Mahalona Satuan Pemukiman (SP) IV, dan Koromalai SP I. Ribuan penduduk tersebut tergabung ke dalam 546 kepala keluarga.

Jinan berharap proyek ini akan berjalan beriringan dan ditargetkan rampung pada Juli 2024. “ 10 bulan ke depan kami berharap rekan-rekan bersinergi, berkolaborasi, konsisten dengan target dan keselamatan. Tentunya agar proyek selesai tepat waktu. Make it happen!,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mahalona, Russa, mengapresiasi keseriusan PT Vale dalam  memberdayakan talenta lokal dan memakmurkan masyarakat di kawasan operasionalnya. Kehadiran Jembatan Lampesue dan Instalasi Air Bersih Mahalona memberikan kemudahan aktivitas di desanya.

“Belum lagi ada peluang ekonomi baru saat proyek ini berlangsung 10 bulan ke depan. Masyarakat kami bisa berdagang kebutuhan pekerja, laundry, penyewaan alat, dan catering. Terima kasih untuk PT Vale,” ujar Russa.

Artikel Terkait

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan akan industri yang semakin terintegrasi mendorong hadirnya kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series – Engineering Week 2026 yang mempertemukan delapan sektor industri strategis dalam satu ekosistem. Mengusung tema “Sustainability for Industrial Transformation”, Engineering Week 2026 resmi dibuka pada 9 September

By Rian Wahyuddin
Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Jakarta, TAMBANG – PT Naraya Dipta Buana, bagian dari MahaDasha Group, bersama SAIC Hongyan, memperkuat komitmen mengembangkan solusi kendaraan komersial untuk mendukung operasional sektor pertambangan Indonesia. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pengembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) untuk kebutuhan industri berat. Komitmen ini disampaikan dalam ajang Mining Indonesia 2026

By Rian Wahyuddin
Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) kembali menggelar Learning Summit 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya belajar sekaligus meningkatkan kapabilitas insan perusahaan. Mengusung tema “BEYOND BOUNDARIES: Driving Value Through Knowledge Breakthroughs”, kegiatan ini menjadi wadah bagi karyawan untuk bertukar pengetahuan, mendapatkan perspektif baru, dan mengembangkan potensi diri. Memasuki rangkaian

By Rian Wahyuddin
XCMG Perkuat Ekosistem Industri Tambang Indonesia, Hadirkan Pembiayaan dan Alat Berat Energi Baru

XCMG Perkuat Ekosistem Industri Tambang Indonesia, Hadirkan Pembiayaan dan Alat Berat Energi Baru

Jakarta, TAMBANG – XCMG Group Indonesia memperkuat ekspansi dan ekosistem industrinya di Indonesia melalui kehadiran solusi alat berat energi baru sekaligus platform pembiayaan ABC Multifinance dalam ajang Mining Indonesia 2026 di Jakarta. Mengusung tema “New Power, New Future”, XCMG menampilkan berbagai solusi hijau terintegrasi yang dirancang untuk mendukung kebutuhan operasional pertambangan,

By Rian Wahyuddin