ABM Investama Rilis Buku Keberlanjutan, Soroti Inisiatif Sosial dan Lingkungan

ABM Investama Rilis Buku Keberlanjutan, Soroti Inisiatif Sosial dan Lingkungan

Jakarta, TAMBANG – PT ABM Investama Tbk (ABMM), perusahaan investasi energi terintegrasi di Indonesia, meluncuran buku terkait keberlanjutan dengan judul “ABM dan Sepenggal Kisah Pembelajaran”. Direktur Utama PT ABM Investama Tbk. Achmad Ananda Djadjanegara, menyatakan, buku ini menjadi refleksi atas berbagai inisiatif keberlanjutan yang dijalankan ABMM sepanjang 2024 dan menjadi panduan strategis untuk mendukung program keberlanjutan nasional.

“Kita hidup di era di mana kompleksitas sosial, ekonomi, dan lingkungan semakin terjalin erat. Perubahan tidak lagi bisa dihadapi dengan solusi parsial, tetapi menuntut cara berpikir yang menyeluruh dan kolaboratif,” ujar Achmad Ananda di Jakarta, Kamis (19/12).

Buku ini merangkum sejumlah program keberlanjutan unggulan ABMM, mulai dari penanganan stunting, pendidikan, kesehatan, rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS), hingga pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal melalui program BUMDes di wilayah operasional perusahaan dan entitas usahanya, seperti di DKI Jakarta, Surabaya, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur hingga Papua.

Program-program ini tidak hanya dirancang untuk menjawab tantangan individu atau sektoral, tetapi juga untuk memahami masalah sebagai bagian dari sistem yang lebih luas, melibatkan interaksi antara manusia, lingkungan, dan kebijakan. Buku ini tidak hanya menceritakan keberhasilan program, tetapi juga menghadirkan pembelajaran berharga yang dapat menjadi inspirasi bagi pelaku industri lainnya.

“Melalui penerapan ESG yang konsisten, kami percaya dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, lingkungan, dan keberlanjutan bisnis. Buku ini merupakan refleksi dari perjalanan kami dalam mengembangkan program-program Sustainability hingga 2024,” jelas Achmad Ananda.

Sebagai contoh, program rehabilitasi mangrove dan DAS yang dilakukan oleh ABMM tidak hanya bertujuan memperbaiki ekosistem, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat melalui pengembangan ekowisata dan usaha mikro berbasis lingkungan. Selain itu, melalui integrasi pendidikan dan keterampilan dalam berbagai programnya, ABMM memastikan kontribusi jangka panjang terhadap pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing tinggi.

“Melalui buku ini, kami ingin menunjukkan bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang tanggung jawab sosial, tetapi juga tentang menciptakan nilai bersama bagi masyarakat dan lingkungan,” pungkasnya.

Artikel Terkait

JAC Motors Perkuat Mobilitas Tambang dengan Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

JAC Motors Perkuat Mobilitas Tambang dengan Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan kendaraan operasional yang tangguh sekaligus efisien menjadi salah satu perhatian industri pertambangan di tengah dorongan menuju operasional yang lebih rendah emisi. Menjawab kebutuhan tersebut, JAC Motors menghadirkan solusi kendaraan komersial listrik dalam ajang Mining Indonesia 2026 yang berlangsung pada 9–12 September 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

By Rian Wahyuddin
Hadir di Mining Indonesia 2026, EMLI Perkenalkan Solusi Pelumasan Sintetis Canggih

Hadir di Mining Indonesia 2026, EMLI Perkenalkan Solusi Pelumasan Sintetis Canggih

Jakarta,TAMBANG,- Industri pertambangan Indonesia memasuki fase operasional yang semakin menuntut efisiensi dalam segala aspek. Mulai dari tekanan produksi, kenaikan biaya operasional, kebutuhan untuk menjaga keandalan alat berat, serta implementasi B50 mendorong pelaku tambang harus memperkuat disiplin perawatan dan mengurangi risiko downtime. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sektor pertambangan

By Egenius Soda
Pakar Nilai RUU Daerah Kepulauan Harus Beri Kepastian Investasi Pertambangan

Pakar Nilai RUU Daerah Kepulauan Harus Beri Kepastian Investasi Pertambangan

Jakarta, TAMBANG - Direktur Eksekutif Indonesia Mining & Energy Watch, Ferdy Hasiman menyoroti pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan yang dinilai perlu memberikan kepastian hukum bagi investasi jangka panjang, termasuk sektor pertambangan. Kepastian regulasi dianggap penting agar pengembangan sumber daya alam di wilayah kepulauan dapat berjalan seiring dengan kepentingan pembangunan

By Rian Wahyuddin