BUMI Optimis Realisasi Produksi Batu Bara Tahun 2024 Sesuai Target

Kenaikan Royalti
Ilustrasi

Jakarta, TAMBANG – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) optimis dapat merealisasikan target produksi batu bara tahun 2024 yang mencapai 78-82 juta metrik ton. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris sekaligus direktur BUMI, Dileep Srivastava.

“BUMI sangat optimis untuk merealisasikan target produksi tahun ini yang mencapai 78-82 juta ton,” ungkap Dileep kepada tambang.co.id, Jumat (2/8).

Dileep menjelaskan, optimisme tersebut bisa dilihat dari kinerja operasional perusahaan yang terus menunjukkan peningkatan. Sepanjang Semester I 2024, BUMI berhasil memproduksi batu bara sebesar 37,7 juta ton atau meningkat 7 persen dibanding periode sama tahun 2023 yang mencapai 35,4 juta ton.

“Kenaikan produksi batu bara BUMI sebesar 7% di semester 1 2024, atau 37,7 juta ton,” beber Dileep.

Dia menjelaskan, kenaikan produksi tersebut disebabkan sejumlah faktor di antaranya optimasi produktivitas dengan efisiensi biaya operasional. Termasuk melakukan pengembangan infrastruktur dan pengelolaan sumber daya secara efektif.

“Ini disebabkan oleh beberapa faktor, optimasi produktivitas BUMI terus meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya operasional,” ucapnya.

“Pengembangan Infrastruktur di mana perusahaan telah melakukan investasi pada infrastruktur yang mendukung operasi tambang, seperti peningkatan kapasitas pengolahan batu bara. Pengelolaan sumber daya di mana BUMI telah meningkatkan pengelolaan sumber daya alam secara efektif, termasuk pengurangan biaya logistik dan peningkatan efisiensi operasional,” imbuh Dileep.

Pada tahun 2023, total produksi batu bara Bumi Resources yang berasal dari anak usahanya yakni PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia (Arutmin), mencapai 77,8 metrik ton. Capaian tersebut meningkat 8 persen dibandingkan dengan realisasi produksi di tahun 2022 yang mencapai 71,9 juta metrik ton. 

Baca juga: Produksi Batu Bara Bumi Resources 37,7 Juta Ton per Semester I 2024

Artikel Terkait

PT TIMAH Buka Suara soal Demo di Belitung Timur, Minta Kondusivitas Tetap Terjaga

PT TIMAH Buka Suara soal Demo di Belitung Timur, Minta Kondusivitas Tetap Terjaga

Jakarta, TAMBANG – PT TIMAH Tbk buka suara terkait aksi demonstrasi warga di depan kantor perusahaan di Kabupaten Belitung Timur yang berujung bentrokan. Perseroan menyatakan menghormati aspirasi masyarakat dan berharap situasi tetap kondusif. Corporate Secretary PT TIMAH (Persero) Tbk, Ruddy Nursalam, menyampaikan bahwa perusahaan memahami aktivitas pertambangan timah memiliki keterkaitan yang

By Rian Wahyuddin
Demo Penambang Timah di Belitung Berujung Bentrok, Bambang Patijaya Dorong Perpres Segera Terbit

Demo Penambang Timah di Belitung Berujung Bentrok, Bambang Patijaya Dorong Perpres Segera Terbit

Jakarta, TAMBANG - Aksi demonstrasi masyarakat penambang di Kantor PT TIMAH di Kabupaten Belitung Timur menjadi sorotan. Di tengah meningkatnya tuntutan agar pembelian bijih timah masyarakat kembali dibuka, Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya meminta seluruh pihak menahan diri dan menjaga kondusivitas, sembari memastikan pemerintah tengah mempercepat penerbitan Peraturan Presiden

By Rian Wahyuddin
Survei Kepuasan Stakeholder Meningkat, Pertamina NRE Perkuat Komitmen Wujudkan Transisi Energi Berkelanjutan

Survei Kepuasan Stakeholder Meningkat, Pertamina NRE Perkuat Komitmen Wujudkan Transisi Energi Berkelanjutan

Jakarta,TAMBANG,- Di tengah semakin besarnya peran energi baru dan terbarukan dalam mewujudkan ketahanan energi nasional, membangun teknologi dan infrastruktur saja tidak cukup. Bagi Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), kepercayaan dari para pemangku kepentingan menjadi modal yang sama pentingnya untuk memastikan setiap langkah transformasi berjalan dengan baik. Kepercayaan

By Egenius Soda
Dukung IMERC 2026, MSA Indonesia Perkuat Kolaborasi Keselamatan di Industri Pertambangan

Dukung IMERC 2026, MSA Indonesia Perkuat Kolaborasi Keselamatan di Industri Pertambangan

Jakarta,TAMBANG,- Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat di industri pertambangan terus mendapat perhatian. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Mining Emergency Response Community (IMERC) 2026 yang mempertemukan 24 Emergency Response Team (ERT) dari berbagai perusahaan pertambangan dan industri di Indonesia serta Australia. Jumlah tersebut menjadi salah satu yang terbesar

By Egenius Soda