Beranda Teknologi Eaton Luncurkan Infrastruktur Pengisian dan Penyimpanan Daya Baterai EV Rendah Karbon

Eaton Luncurkan Infrastruktur Pengisian dan Penyimpanan Daya Baterai EV Rendah Karbon

Jakarta, TAMBANG – Perusahaan global yang bergerak di bidang pengelolaan energi, Eaton mengumumkan peluncuran solusi pengelolaan daya terbaru untuk mendukung transisi energi ramah lingkungan di Asia Pasifik (APAC).

Solusi tersebut meliputi electric vehicle charging infrastructure (EVCI) serta xStorage untuk battery energy storage systems (BESS) yang dirancang khusus untuk lingkungan bisnis dan operasional di APAC.

Vice President Eaton Asia Timur, Jimmy Yam menyampaikan elektrifikasi ekonomi menciptakan peluang baru bagi bisnis dan konsumen untuk memproduksi energi mereka sendiri dan menggunakannya kembali sehingga energi dapat mengalir melalui grid ke arah yang lebih banyak dan melalui lebih banyak perangkat dari sebelumnya.

“Ketika kami mengintegrasikan energi baru terbarukan (EBT) ke dalam grid, tantangan utama kami adalah menyeimbangkan variabilitas dengan always-on demand,” ujar Jimmy, Kamis (26/10).

Menurutnya, sistem daya yang fleksibel dan cerdas akan menjadi kunci untuk mewujudkan masa depan yang lebih serta berkelanjutan. Lebih dari sekedar memastikan daya yang andal dan biaya yang terkelola, solusi ini kata Jimmy, dapat membantu bisnis menavigasi tantangan transisi dalam mengadopsi alternatif yang lebih ramah lingkungan.

“Baik untuk memenuhi syarat regulasi yang kerap berubah maupun bersiap untuk menghadapi perubahan permintaan di masa depan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari misinya menuju transisi energi yang lebih luas, Eaton juga telah menjalin kemitraan dengan Sustainable Tropical Data Centre Testbed (STDCT) yang ada di Singapura untuk mendorong pengembangan solusi yang inovatif dan berkelanjutan bagi data centre di daerah tropis.

“Solusi transisi energi terbaru kami menjawab isu-isu yang dihadapi oleh bisnis dalam perjalanannya menuju masa depan karbon rendah. Kami berharap dapat mendukung lebih banyak organisasi di APAC turut serta dalam transisi energi melalui solusi ini dan kolaborasi yang berkelanjutan dengan industri yang lebih luas,” Jimmy menambahkan.

Melalui pendekatan Everything as a Grid yang dilakukan Eaton untuk menuju transisi energi, berbagai pemangku kepentingan dapat memiliki peran dalam menghasilkan, menyeimbangkan, menyimpan dan mendistribusikan listrik – yang biasanya dilakukan oleh perusahaan energi. Pemangku kepentingan meliputi sektor perumahan, komersial dan industri, seperti data centre, pabrik dan operator transportasi kendaraan listrik. 

Untuk membantu pemilik gedung dan pengembang mempersiapkan diri menghadapi peraturan dan permintaan di masa depan, Eaton telah memperkenalkan jajaran  solusi pengelolaan daya dan pengelolaan digital EVCI yang komprehensif di APAC.

Solusi tersebut dikembangkan berdasarkan teknologi dan pengalaman Eaton di Eropa dan Amerika, yang kemudian disesuaikan dengan kebutuhan dan peluang di wilayah APAC. Jajaran solusi EVCI terbaru ini membantu pengelola gedung dan operator armada kendaraan listrik mengoperasikan infrastruktur kendaraan listrik secara mudah dan fleksibel.

Contohnya Solusi AC (alternating current), DC (direct current) dan prefabricated EV charging station. Kemudian Cloudbased EV charging software untuk membantu operator pengisian daya mengoptimalkan biaya, mengelola pendapatan mereka dan memiliki kendali penuh atas seluruh jaringan pengisian daya.

Artikulli paraprakCapai Level 160 Juta Kaki Kubik, PHM Dukung Penambahan Produksi Migas Nasional Melalui Kenaikan Produksi Gas Lapangan Sisi Nubi
Artikulli tjetërPT TIMAH Tbk Raih Penghargaan  ESG Disclosure Awards 2022