Hexagon Menangkan Proyek Pengelolaan Armada Tambang di Indonesia

Hexagon Menangkan Proyek Pengelolaan Armada Tambang di Indonesia

Jakarta,TAMBANG, Perusahaan Global yang fokus pada pengembangan solusi teknologi pertambangan Hexagon’s Mining division terus memperluas pasar di industri pertambangan Indonesia. Kali ini perusahaan berbasis di Swedia ini bekerja sama dengan PT Antareja Mahada Makmur (PT AMM), penyedia jasa kontraktor tambang batu bara di Indonesia. Kesepakatan berjangka lima tahun ini dipercaya untuk mengemban proyek pengelolaan armada mencakup pengadaan 176 unit HxGn MineOperate OP Pro (OP Pro) di sejumlah tambang.

Untuk diketahui, OP Pro mengombinasikan perangkat keras dan perangkat lunak dalam melakukan otomatisasi alur kerja, mengoptimalkan proses pengangkutan dan pencampuran, dan memberikan informasi terkini tentang situasi operasi. Sistem ini memberdayakan penggunanya dalam mengawasi operasional tambangnya.

“Kami berharap dapat bermitra dengan PT AMM di tambang di seluruh Indonesia,” terang Shane Boak, Business Manager & General Manager Sales, Hexagon’s Mining division. Ditambahkannya juga, “OP Pro membantu tambang untuk mengoptimalkan efisiensi serta meningkatkan keselamatan operasional, dan kami senang melihat PT AMM mengimplementasikan sistem kami pada armadanya.”

Di kesempatan itu, Presiden Direktur PT AMM Joko Triraharjo menegaskan bahwa ini sejalan dengan garis besar proyek transformasi teknologi perusahaan. “Ini sejalan dengan garis besar proyek transformasi teknologi dari manajemen kami, produk Hexagon yang terintegrasi dan solusi teknologinya telah terbukti di industri pertambangan memegang peranan utama dalam proses pengambilan keputusan,”pungkas Joko.

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Jakarta, TAMBANG – Sektor ketenagalistrikan Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang penting. Peningkatan permintaan listrik, integrasi energi terbarukan, modernisasi jaringan, digitalisasi, serta meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan pusat data mendorong kebutuhan akan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, fleksibel, dan tangguh. Dalam konteks tersebut, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect

By Rian Wahyuddin
Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Jakarta, TAMBANG – Presiden Direktur PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), Gilarsi Wahju Setijono mengungkap sejumlah tantangan pengembangan komoditas logam tanah jarang (LTJ) di dalam negeri. Saat ini, Perminas sudah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) LTJ eksplorasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Mamuju, Sulawesi Barat. Kata Gilarsi, tantangan

By Rian Wahyuddin