Jaga Lingkungan, PT Timah dan Kelompok Masyarakat Tanam Mangrove di Pesisir Pantai Teluk Rubiah

Jaga Lingkungan, PT Timah dan Kelompok Masyarakat Tanam Mangrove di Pesisir Pantai Teluk Rubiah

Jakarta, TAMBANG PT Timah Tbk dan Kelompok Masyarakat Bangka Barat kembali melaksanakan penanaman pohon mangrove, Selasa (11/7). Ini dilakukan sebagai upaya menjaga ekosistem pesisir di Pantai Teluk Rubiah, Kelurahan Tanjung, Kabupaten Bangka Barat.

“Penanaman mangrove ini sebagai upaya untuk melestarikan lingkungan di wilayah pesisir,” ujar Ketua, Hendrik.

Gapoktan Tanjung Jaya sendiri merupakan binaan PT Timah. Selain menanam mangrove, Gapoktan juga menebar bibit ikan di kawasan tersebut. Sehingga diharapkan bisa meningkatkan populasi ikan yang bisa mendukung keberlangsungan ekosistem pesisir.

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi antar Gapoktan, ormas, Pemerintah yang didukung PT Timah Tbk untuk melestarikan lingkungan sekaligus melanjutkan program penanaman Mangrove yang telah dilakukan bersama PT Timah sebelumnya,” kata Hendrik.

Pihaknya, mengapresiasi komitmen anggota holding industri pertambangan MIND ID, PT Timah Tbk dan partisipasi dari kelompok masyarakat yang telah terlibat dalam penanaman mangrove dan penebaran benih ikan untuk menjaga ekosistem pesisir.

Sekretaris Kecamatan Mentok, Rini menyambut baik kegiatan yang digagas kelompok masyarakat yang berada di kecamatan Muntok.

“Pemerintah kecamatan Mentok menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh Gapoktan Tanjung Jaya dan Kelompok Nelayan Ketapang Indah, Hal seperti ini patut kita lestarikan dan dipertahankan , penanaman pohon ini merupakan salah satu upaya untuk pelestarian alam kita,”kata Rini.

Sementara itu, Penyuluh Dinas kelautan perikanan kabupaten Bangka Barat, Ira mengatakan kegiatan ini diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat lainnya dalam hal pelestarian lingkungan.

“Kegiatan seperti ini sangat kami dukung, semoga kegiatan ini merupakan awal yang baik, dan menjadi contoh bagi masyarakat yang lainnya dalam melestarikan lingkungan kita,” katanya.

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Jakarta, TAMBANG – Sektor ketenagalistrikan Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang penting. Peningkatan permintaan listrik, integrasi energi terbarukan, modernisasi jaringan, digitalisasi, serta meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan pusat data mendorong kebutuhan akan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, fleksibel, dan tangguh. Dalam konteks tersebut, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect

By Rian Wahyuddin
Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Jakarta, TAMBANG – Presiden Direktur PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), Gilarsi Wahju Setijono mengungkap sejumlah tantangan pengembangan komoditas logam tanah jarang (LTJ) di dalam negeri. Saat ini, Perminas sudah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) LTJ eksplorasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Mamuju, Sulawesi Barat. Kata Gilarsi, tantangan

By Rian Wahyuddin