Komitmen Pemberdayaan Masyarakat, Pertagas Raih Penghargaan PR Indonesia Award 2025

Komitmen Pemberdayaan Masyarakat, Pertagas Raih Penghargaan PR Indonesia Award 2025

Jakarta,TAMBANG,-PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, meraih tiga penghargaan pada kategori Program Komunikasi Social Responsibility (SR), Sub Kategori Pemberdayaan. Penghargaan tersebut diberikan saat ajang 10th PR Indonesia Awards (PRIA) 2025 yang digelar di Bandung, Rabu 26 Februari 2025

Ketiga penghargaan yang didapat Pertagas berasal dari Program Perkasa Bumiku – Pertamina Gas Operation West Java Area; Perempuan Lubuk Karet : Upscale Produk Nanas – Operation Central Sumatera Area dan Pusaka Tirta – Operation South Sumatera Area.

Corporate Secretary Pertamina Gas Sulthani Adil Mangatur, mengatakan melalui berbagai program CSR di wilayah – wilayah operasinya, Pertagas terus menunjukkan bahwa solusi keberlanjutan terbaik adalah yang lahir dari kolaborasi bersama masyarakat.

Melalui program Perkasa Bumiku, Pertagas OWJA memperkenalkan inovasi Green Water Pump berupa PAINEM atau Vespa Nanem yang mengairi 60 hektar lahan di Juntinyuat, Indramayu, sehingga petani dapat meningkatkan produktivitasnya. Di Sumatera Selatan, Pusaka Tirta memastikan stabilitas pasokan air bagi petani di Sidomulyo untuk meningkatkan hasil pertanian di tengah tantangan kekeringan. Tidak jauh dari itu, Pertagas OCSA melalui Upscale Produk Nanas telah berhasil memberdayakan Wanita Lubuk Karet.

Pertagas telah merangkul 27 kelompok masyarakat dengan 32.672 masyarakat dari kelompok rentan sebagai penerima manfaat, di antaranya melalui tiga program yang meraih penghargaan dalam PRIA 2025, yakni Program Perkasa Bumiku oleh Pertamina Gas Operation West Java Area; Perempuan Lubuk Karet : Upscale Produk Nanas – Operation Central Sumatera Area dan Pusaka Tirta – Operation South Sumatera Area.

Selama lebih dari satu bulan, Pertagas menjadi salah satu dari ratusan korporasi, kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang ikut berkompetisi di ajang PRIA 2025 yang dinilai langsung oleh dewan juri, terdiri dari para ahli, akademisi, dan praktisi di bidangnya.

“Pertagas berfokus pada pengembangan program-program pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan swasembada pangan, keberlanjutan lingkungan, serta penguatan ekonomi masyarakat di tingkat desa di sekitar wilayah operasional perusahaan,” kata Sulthani, Kamis (25/2).

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Jakarta, TAMBANG – Sektor ketenagalistrikan Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang penting. Peningkatan permintaan listrik, integrasi energi terbarukan, modernisasi jaringan, digitalisasi, serta meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan pusat data mendorong kebutuhan akan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, fleksibel, dan tangguh. Dalam konteks tersebut, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect

By Rian Wahyuddin
Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Jakarta, TAMBANG – Presiden Direktur PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), Gilarsi Wahju Setijono mengungkap sejumlah tantangan pengembangan komoditas logam tanah jarang (LTJ) di dalam negeri. Saat ini, Perminas sudah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) LTJ eksplorasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Mamuju, Sulawesi Barat. Kata Gilarsi, tantangan

By Rian Wahyuddin