Beranda Mineral Konflik Rusia-Ukraina Sebabkan Pasar Nikel LME Ditangguhkan

Konflik Rusia-Ukraina Sebabkan Pasar Nikel LME Ditangguhkan

Pengolahan nikel. Sumber: mprnews.org

JAKARTA, TAMBANG – London Metal Exchange (LME) menangguhkan pasar nikelnya per hari ini, Selasa 8 Maret 2022. Hal ini dilakukan lantaran harga logam bersimbol Ni itu mengalami kenaikan secara fantastis dan tidak pernah terjadi setidaknya sejak tiga bulan terakhir.

CEO LME, Matthew Chamberlain menyebut bahwa pihaknya telah melakukan kajian secara mendalam dengan panitia khusus terkait penangguhan pasar nikel ini. Dia mengklaim bahwa pemberhentian sementara pasar nikel efek dari situasi yang berkembang di Rusia dan Ukraina.

“Jelas bahwa ini telah mempengaruhi nikel pasar khususnya, dan mengingat pergerakan harga di jam Asia pagi ini, LME telah mengambil ini keputusan atas dasar pasar yang teratur,” kata Matthew dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (8/3).

Matthew mengatakan bahwa perdagangan kontrak LME Nikel di semua tempat di pasar LME akan dihentikan pukul  08.15 waktu London pada tanggal 8 Maret 2022. Perdagangan akan dinonaktifkan di LMEselect dan perdagangan nikel tidak akan diizinkan di Ring. Selain itu, perdagangan nikel antar kantor juga tidak boleh dilakukan setelah batas waktu tersebut.

Untuk saat ini, margin pada kontrak LME Nikel akan dihitung berdasarkan penutupan harga pada 7 Maret 2022. LME Clear akan mempertimbangkan tindakan tambahan jika ada yang harus diambil dari perspektif manajemen risiko.

Matthew kemudian menjelaskan bahwa kontrak LME lainnya akan terus diperdagangkan seperti biasa, tetapi akan dipantau secara ketat. LME juga akan secara aktif merencanakan pembukaan kembali pasar nikel, dan akan mengumumkan mekanisme ini ke pasar secepatnya.

“LME akan mempertimbangkan kemungkinan penutupan beberapa hari, mengingat situasi geopolitik yang mendasari pergerakan harga baru-baru ini. Dalam konteks ini, LME juga akan membuat pengaturan untuk menangani pengiriman yang akan datang,” jelasnya.

Menurut Matthew, bursa akan mempertimbangkan lebih lanjut apakah perdagangan yang dipesan sebelum pukul 08.15 hari ini harus tunduk pada pembalikan atau penyesuaian. Tapi yang pasti, pihaknya akan kembali memperbarui pasar sesegera mungkin.

Artikulli paraprakMenkeu Sri Mulyani Luncurkan Sistem Informasi Mineral dan Batubara Antar Kementerian dan Lembaga (SIMBARA)
Artikulli tjetërSinergi Pertamina NRE dan Perhutani Menuju Target Net Zero Emission