Merdeka Gold Resources Produksi 1.818 Ons Emas di Kuartal I 2026

PT Merdeka Gold Resources Tbk (BEI: EMAS) berhasil memproduksi emas sebesar 1.818 ounces pada kuartal I 2026.

Merdeka Gold Resources Produksi 1.818 Ons Emas di Kuartal I 2026
Dokumentasi: MDKA.

Jakarta, TAMBANG – PT Merdeka Gold Resources Tbk (BEI: EMAS) berhasil memproduksi emas sebesar 1.818 ounces pada kuartal I 2026. Capaian ini dibarengi dengan volume penjualan perdana sebesar 516 ounces.

“Kami melihat momentum yang kuat dalam peningkatan produksi, yang kami yakini akan mendorong tingkat produksi yang lebih tinggi dan konsisten ke depan seiring dengan berjalannya peningkatan skala operasi,” ujar Presiden Direktur MGR, Boyke Poerbaya Abidin dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (8/5).

Boyke menyebut kegiatan pengolahan saat ini masih ditopang oleh satu heap leach pad aktif, yang membatasi volume bijih yang dapat diproses dan belum mencerminkan tingkat efisiensi operasi yang optimal.

“Perseroan tengah menyelesaikan pembangunan sisa kapasitas heap leach dan menargetkan pengoperasian dua sel aktif pada paruh kedua 2026,” imbuhnya.

Hal ini diperkirakan akan meningkatkan secara material laju penumpukan bijih serta produksi emas, dengan sebagian besar volume diproyeksikan terealisasi pada semester II. Untuk tahun 2026, EMAS menargetkan produksi emas sebesar 100.000 hingga 115.000 ounces.

Pada tahap awal ini, biaya masih berada pada level yang tinggi, dengan cash cost sebesar USD1.202 per ounce termasuk royalti (di luar royalti, cash cost tercatat sebesar USD969 per ounce). Perseroan memperkirakan struktur biaya ini akan menurun seiring peningkatan skala produksi, dengan cash cost bergerak menuju kisaran panduan USD900–1.100 per ounce untuk 2026 (tidak termasuk kredit perak dan royalti).

Di luar peningkatan kapasitas pengolahan, perbaikan operasional juga berlangsung di sisi penambangan. Produksi bijih mencapai 2,5 juta ton, didukung oleh pengembangan jalan angkut serta optimalisasi armada berkapasitas besar yang ditujukan untuk menekan biaya per unit.

Di sisi eksplorasi, kegiatan pengeboran di Kolokoa telah menghasilkan indikasi tambahan sumber daya dalam waktu empat bulan, yang mendukung potensi perpanjangan umur tambang. Kegiatan eksplorasi akan terus dilanjutkan untuk semakin memperluas basis sumber daya.

Artikel Terkait

IMERC 2026 Resmi Dibuka dengan Charity, Wujudkan Kepedulian Lewat Safety dan Kebermanfaatan

IMERC 2026 Resmi Dibuka dengan Charity, Wujudkan Kepedulian Lewat Safety dan Kebermanfaatan

Jakarta, TAMBANG - Indonesia Mining Emergency Response Community (IMERC) 2026 resmi dibuka dengan kegiatan Charity berupa penyerahan bantuan kepada Panti Asuhan Al-Firdaus Kalimantan Selatan. Pembukaan ini menandai dimulainya rangkaian IMERC 2026 yang akan menjadi wadah peningkatan kompetensi Emergency Response Team (ERT) melalui kompetisi, pelatihan, serta kegiatan sosial. Ketua Dewan Pengawas

By Rian Wahyuddin
Seequent Perkuat Kolaborasi Teknologi Subsurface Industri Tambang hingga Panas Bumi

Seequent Perkuat Kolaborasi Teknologi Subsurface Industri Tambang hingga Panas Bumi

Jakarta, TAMBANG – Seequent, bagian dari The Bentley Subsurface Company, memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri, akademisi, dan asosiasi profesi di Indonesia melalui Seequent Connect Indonesia 2026. Kegiatan yang digelar di Fairmont Jakarta ini mempertemukan lebih dari 100 profesional dari sektor pertambangan, panas bumi, energi, dan infrastruktur. Seequent sendiri telah mendukung berbagai

By Rian Wahyuddin
Menteri ESDM Lantik Empat Pejabat Pimpinan Tinggi, Lana Saria Jadi Kepala Bageol

Menteri ESDM Lantik Empat Pejabat Pimpinan Tinggi, Lana Saria Jadi Kepala Bageol

Jakarta, TAMBANG – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi di lingkungan Kementerian ESDM, Rabu (5/8). Pelantikan berlangsung di Gedung Chairul Saleh, Kantor Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM. Dalam pelantikan tersebut, empat pejabat ditetapkan untuk menduduki sejumlah posisi strategis, baik di lingkungan Kementerian ESDM

By Rian Wahyuddin