Pertamina Segera Teken Kontrak Dengan Saudi Aramco

Pertamina Segera Teken Kontrak Dengan Saudi Aramco
  •  Head of Agreement dengan Saudi Aramco segera diteken
  • Empat poin kerja sama di antaranya pembangunan kilang minyak, kerja sama pasokan minyak mentah, pembangunan industri petrokimia, dan pembangunan fasilitas storage
  Jakarta-TAMBANG- PT Pertamina (Persero), segera akan melakukan penandatangan kesepakatan Head of Agreement (HOA) dengan Saudi Aramco, terkait beberapa kerja sama sektor hilir minyak dan gas.  Hal tersebut disampaikan Vice President Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro , kepada wartawan dalam kunjungan di kilang TPPI Tuban (Selasa, 10/11/2015).   Meski belum jelas kapan pasti pelaksanannya, namun ia menegaskan bahwa semua draf terkait perjanjian tersebut sudah disiapkan dan tinggal menunggu waktu untuk menandatanganinya.   “HOA itu kita tahap finalisasi, kalau minggu ini kita bisa lakukan, ya kita lakukan. Tapi pada dasarnya semua final drafting semua sudah siap. Jadi tinggal menandatanganinya saja,” ujar Wianda.   Ia menambahkan, dalam perjanjian tersebut, ada empat poin utama yang akan digarap oleh perusahaan asal Saudi itu, di antaranya pembangunan kilang minyak, kerja sama pasokan minyak mentah, pembangunan industri petrokimia, dan pembangunan fasilitas peyimpanan minyak atau storage.   Wianda menyebutkan dalam perjanjian awal ini Pertamina dan Saudi Aramco akan menandatangani kontrak dalam jumlah yang cukup besar yakni US$5 miliar. Maka, dia mengharapkan Presiden Joko Widodo dapat menyaksikan langsung perjanjian itu.

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Jakarta, TAMBANG – Sektor ketenagalistrikan Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang penting. Peningkatan permintaan listrik, integrasi energi terbarukan, modernisasi jaringan, digitalisasi, serta meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan pusat data mendorong kebutuhan akan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, fleksibel, dan tangguh. Dalam konteks tersebut, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect

By Rian Wahyuddin
Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Jakarta, TAMBANG – Presiden Direktur PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), Gilarsi Wahju Setijono mengungkap sejumlah tantangan pengembangan komoditas logam tanah jarang (LTJ) di dalam negeri. Saat ini, Perminas sudah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) LTJ eksplorasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Mamuju, Sulawesi Barat. Kata Gilarsi, tantangan

By Rian Wahyuddin