PNS Ditjen Migas Jadi Korban Pesawat Lion Air JT 610

PNS Ditjen Migas Jadi Korban Pesawat Lion Air JT 610
ilustrasi
Jakarta, TAMBANG – Sebanyak tiga orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Direktorat Migas Kementerian ESDM, masuk dalam daftar penumpang pesawat  Lion Air JT 610. Pesawat itu jatuh di Tanjung, Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10).   Dikabarkan pesawat yang bertolak dari Jakarta menuju Pangkal Pinang itu mulai hilang kontak pada pukul 06.20 WIB tadi. Lalu dikonfirmasi oleh Basarnas bahwa pesawat itu jatuh.   Kabar itu dibenarkan Sekjen Kementerian ESDM, Ego Syahrial memberikan rincian soal nama-nama dari ketiga PNS tersebut.   “Inayah Fatwa Kurnia Dewi, Kasi Niaga Gas Bumi, Direktorat Hilir. Dewi Herlina, Analis Kebijakan Pertama, Direktorat Hilir. Jannatun Cintya Dewi, Analis Kegiatan Usaha Hilir Migas. PNS 2017,” ungkap Ego, Senin (29/10).   Ego juga menjelaskan, tiga orang PNS tersebut terbang ke Pangkal Pinang untuk menjalankan tugas dinas pengawasan Biodiesel.   “Mereka melaksanakan tugas dalam rangka pengawasan B20,” tutur Ego.   Saat ini, Kementerian ESDM sedang melakukan koordinasi dengan pihak Lion Air dan Basarnas, guna memastikan ketiga orang tersebut benar berada dalam kabin pesawat.   Selain itu, Kementerian ESDM juga telah mengirim utusan untuk menemui keluarga korban, dan menyiapkan langkah-langkah penanganan bila ditemukan korban tewas.   “Menugaskan Kabiro SDM menyiapkan langkah-langkah penanganan bila terjadi pegawai tewas menjalankan tugas,” ujar Ego yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Plt Dirjen Migas Kementerian ESDM itu.    

Artikel Terkait

JAC Motors Perkuat Mobilitas Tambang dengan Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

JAC Motors Perkuat Mobilitas Tambang dengan Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan kendaraan operasional yang tangguh sekaligus efisien menjadi salah satu perhatian industri pertambangan di tengah dorongan menuju operasional yang lebih rendah emisi. Menjawab kebutuhan tersebut, JAC Motors menghadirkan solusi kendaraan komersial listrik dalam ajang Mining Indonesia 2026 yang berlangsung pada 9–12 September 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

By Rian Wahyuddin
Hadir di Mining Indonesia 2026, EMLI Perkenalkan Solusi Pelumasan Sintetis Canggih

Hadir di Mining Indonesia 2026, EMLI Perkenalkan Solusi Pelumasan Sintetis Canggih

Jakarta,TAMBANG,- Industri pertambangan Indonesia memasuki fase operasional yang semakin menuntut efisiensi dalam segala aspek. Mulai dari tekanan produksi, kenaikan biaya operasional, kebutuhan untuk menjaga keandalan alat berat, serta implementasi B50 mendorong pelaku tambang harus memperkuat disiplin perawatan dan mengurangi risiko downtime. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sektor pertambangan

By Egenius Soda
Pakar Nilai RUU Daerah Kepulauan Harus Beri Kepastian Investasi Pertambangan

Pakar Nilai RUU Daerah Kepulauan Harus Beri Kepastian Investasi Pertambangan

Jakarta, TAMBANG - Direktur Eksekutif Indonesia Mining & Energy Watch, Ferdy Hasiman menyoroti pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan yang dinilai perlu memberikan kepastian hukum bagi investasi jangka panjang, termasuk sektor pertambangan. Kepastian regulasi dianggap penting agar pengembangan sumber daya alam di wilayah kepulauan dapat berjalan seiring dengan kepentingan pembangunan

By Rian Wahyuddin