Rugi Bersih Krakatau Steel Bengkak 55,3%

Rugi Bersih Krakatau Steel Bengkak 55,3%
ilustrasi (foto: abc.net.au)
Jakarta – TAMBANG. PT Krakatau Steel, Tbk (IDX: KRAS) menderita rugi bersih pada semester I 2015. Rugi bersih yang dialami perseroan sebesar US$134,93 juta atau naik 55,3% dari periode yang sama tahun lalu sebesar US$86,84 juta.   Kenaikan rugi bersih perseroan diakibatkan karena turunnya pendapatan bersih pada semester I 2015 sebesar 25,5% dari US$909,19 juta menjadi US$677,23 juta.     Di lain pihak, Laba kotor perseroan meroket 41,52% menjadi US$38,88 juta dari sebelumnya US$27,47 juta.   Namun beban pokok pendapatan KRAS justru turun 18,7% dari US$881,72 juta menjadi US$716,12 juta.

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Jakarta, TAMBANG – Sektor ketenagalistrikan Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang penting. Peningkatan permintaan listrik, integrasi energi terbarukan, modernisasi jaringan, digitalisasi, serta meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan pusat data mendorong kebutuhan akan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, fleksibel, dan tangguh. Dalam konteks tersebut, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect

By Rian Wahyuddin
Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Jakarta, TAMBANG – Presiden Direktur PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), Gilarsi Wahju Setijono mengungkap sejumlah tantangan pengembangan komoditas logam tanah jarang (LTJ) di dalam negeri. Saat ini, Perminas sudah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) LTJ eksplorasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Mamuju, Sulawesi Barat. Kata Gilarsi, tantangan

By Rian Wahyuddin