Shell Indonesia Tawarkan Tiga Jenis Kemitraan Sebagai Peluang Bisnis

Shell Indonesia Tawarkan Tiga Jenis Kemitraan Sebagai Peluang Bisnis

Jakarta,TAMBANG,- Shell Indonesia berpartisipasi dalam acara International Franchise, License & Business Concept, Expo & Conference (IFRA) 2022 yang berlangsung di Jakarta Convention Center pada 5-7 Agustus, 2022. Dalam kesempatan ini, Shell memperkenalkan tiga jenis kemitraan bagi para pengusaha sebagai peluang bisnis. 

Ketiga program kemitraan ini memiliki skema bisnis yang berbeda. Pertama, Kemitraan Co-locator di mana mitra dapat menyewa tempat untuk membuka bisnisnya di area SPBU Shell atau disebut bisnis NFR (Non-Fuel Retail). Kedua adalah Kemitraan Retailer, di mana Shell yang memiliki aset dan membangun SPBU, namun dioperasikan oleh mitra pengelola. Skema ketiga adalah Kemitraan Dealer di mana mitra yang memiliki aset, membangun dan mengoperasikan SPBU dengan standar operasional Shell.

Presiden Direktur dan Country Chair Shell Indonesia Ingrid Siburian mengatakan bermitra dengan pengusaha lokal di Indonesia merupakan wujud komitmen kami untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. “Melalui program kemitraan yang kami tawarkan, para pengusaha dapat memilih skema investasi yang sejalan dengan kondisi maupun tujuan bisnis mereka. Selain itu, kami juga menawarkan berbagai dukungan tambahan seperti aktivitas promosi dan pelatihan agar Shell bersama mitra dapat tumbuh bersama.”terang Ingrid.

Ia juga menambahkan bahwa tiga program kemitraan ini juga memiliki persyaratan yang mudah dengan skema bisnis yang kompetitif.  

Salah satu mitra co-Locator yang sukses berbisnis dengan Shell adalah PT Pelopor Karya Boga dengan brand Summer Minibar. Richard Theodore, CEO PT Pelopor Karya Boga mengatakan bahwa saat ini outlet Summer Minibar sudah tersebar di tujuh SPBU Shell.  “Perkembangan outlet kami terus mengalami pertumbuhan sejak bergabung dengan program kemitraan co-locator Shell pada tahun 2021,” terang Richard.

Mitra co-locator lainnya, Sugiyanto Wibawa, Managing Director Kawan Lama Group dengan produknya Chatime, Cupbop dan Gindaco juga mengakui sejauh ini skema co-locator yang ditawarkan Shell cocok untuk mereka . “Tidak sekedar menyewa lokasi, tapi produk kami juga bisa berkolaborasi dengan Shell dalam hal publikasi dan promosi sehingga bisa membantu penjualan.”terang Sugiyanto.

Untuk mendukung perkembangan bisnis para mitra, khususnya mitra co-locator, Shell memberikan dukungan dengan mempromosikan produk dari mitra co-locator di beberapa media promosi resmi Shell seperti Instagram maupun aplikasi Shell Go+. 

Hingga Juli 2022, terdapat 155 tenant atau co-locator yang tersebar di 90 lokasi SPBU Shell di Jabodetabek, Bandung, Surabaya dan Medan. Merek-merek yang menjadi mitra co-locator di antaranya adalah Chatime, Cupbop, Gindaco, McD, KFC, Kopi Kenangan, Hotdog Booth, Summer Minibar, Flash Coffee, Baso Afung, Shihlin, dan masih banyak lagi.

Selain itu, hingga Juli 2022, terdapat gabungan 90 retailer dan dealer yang menjalankan bisnis SPBU di 188 SPBU Shell yang tersebar di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur & Sumatera Utara.

Artikel Terkait

JAC Motors Perkuat Mobilitas Tambang dengan Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

JAC Motors Perkuat Mobilitas Tambang dengan Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan kendaraan operasional yang tangguh sekaligus efisien menjadi salah satu perhatian industri pertambangan di tengah dorongan menuju operasional yang lebih rendah emisi. Menjawab kebutuhan tersebut, JAC Motors menghadirkan solusi kendaraan komersial listrik dalam ajang Mining Indonesia 2026 yang berlangsung pada 9–12 September 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

By Rian Wahyuddin
Hadir di Mining Indonesia 2026, EMLI Perkenalkan Solusi Pelumasan Sintetis Canggih

Hadir di Mining Indonesia 2026, EMLI Perkenalkan Solusi Pelumasan Sintetis Canggih

Jakarta,TAMBANG,- Industri pertambangan Indonesia memasuki fase operasional yang semakin menuntut efisiensi dalam segala aspek. Mulai dari tekanan produksi, kenaikan biaya operasional, kebutuhan untuk menjaga keandalan alat berat, serta implementasi B50 mendorong pelaku tambang harus memperkuat disiplin perawatan dan mengurangi risiko downtime. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sektor pertambangan

By Egenius Soda
Pakar Nilai RUU Daerah Kepulauan Harus Beri Kepastian Investasi Pertambangan

Pakar Nilai RUU Daerah Kepulauan Harus Beri Kepastian Investasi Pertambangan

Jakarta, TAMBANG - Direktur Eksekutif Indonesia Mining & Energy Watch, Ferdy Hasiman menyoroti pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan yang dinilai perlu memberikan kepastian hukum bagi investasi jangka panjang, termasuk sektor pertambangan. Kepastian regulasi dianggap penting agar pengembangan sumber daya alam di wilayah kepulauan dapat berjalan seiring dengan kepentingan pembangunan

By Rian Wahyuddin