Tambang Emas Liar Di Sumbar Ambruk, 4 Orang Tertimbun

Tambang Emas Liar Di Sumbar Ambruk, 4 Orang Tertimbun
Ilustrasi tambang liar

Aktivitas tambang liar kembali menelan korban. Kali ini terjadi di Timbahan, Jorong Kapalo Koto, Nagari Abai, Sumatera Barat (Sumbar).

Peristiwa nahas itu diketahui terjadi pada Senin (10/5/). Menurut Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Asnedi mengatakan, lokasi tambang emas ilegal tersebut ambruk pada pagi hari.

Basarnas menerima laporan menyusul pada siang harinya. Informasi sementara, dilaporkan ada 4 orang pekerja tambang yang tertimbun longsor.

“Kejadiannya sekitar pukul 07.30 WIB. Siang tadi kita baru dapat laporan. Informasi sementara, ada empat orang yang tertimbun longsor,” kata Asnedi kepada wartawan.

Sejumlah anggota tim SAR sudah bertolak ke lokasi setelah mendapat laporan. Proses evakuasi masih berlangsung.

“Sudah berangkat menuju lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap korban,” kata Asnedi.

Asnedi menyatakan, dari empat korban yang dilaporkan tertimbun tersebut, satu orang sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara tiga lainnya masih dalam pencarian.

Hal senada diungkapkan oleh Kapolres Solok Selatan, Tedy Purnanto, pihaknya mendapat laporan adanya kecelakaan kerja ini sekitar pukul 08.00 WIB. Personelnya segera terjun menuju lokasi.

“Iya, kapolsek lagi ke lokasi ngecek. Total ada empat atau lima orang penambang,” kata Tedy.

Tedy mengungkapkan dirinya masih menunggu laporan detail dari peristiwa ini dari anggota. “Untuk sementara berita awal itu baru,” singkatnya.

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Jakarta, TAMBANG – Sektor ketenagalistrikan Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang penting. Peningkatan permintaan listrik, integrasi energi terbarukan, modernisasi jaringan, digitalisasi, serta meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan pusat data mendorong kebutuhan akan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, fleksibel, dan tangguh. Dalam konteks tersebut, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect

By Rian Wahyuddin
Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Jakarta, TAMBANG – Presiden Direktur PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), Gilarsi Wahju Setijono mengungkap sejumlah tantangan pengembangan komoditas logam tanah jarang (LTJ) di dalam negeri. Saat ini, Perminas sudah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) LTJ eksplorasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Mamuju, Sulawesi Barat. Kata Gilarsi, tantangan

By Rian Wahyuddin