Transformasi Digital Strategi Hadapi Tantangan Usaha Hulu Migas

Transformasi Digital Strategi Hadapi Tantangan Usaha Hulu Migas
Jakarta, TAMBANG – Sebagai salah satu kontribusi industri hulu minyak dan gas bumi Indonesia dalam mengembangkan kompetensi para profesional di bidang facility management (FM) untuk menghadapi tantangan bisnis terkini, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) menggelar FM Forum 2019 yang akan diselenggarakan tanggal 13-14 November 2019 di Hotel Santika Premiere Bandara, Palembang, Sumatera Selatan.   FM Forum merupakan konferensi tahunan yang menjadi sarana bagi para pengelola fasilitas, gedung dan kantor, transportasi, travel and accommodation, dan camp and catering untuk saling bertukar ide dan bersinergi dalam mempelajari praktik-praktik terbaik serta mengembangkan solusi inovatif dalam mengikuti perkembangan dan tantangan FM saat ini.   ‘FM Transformation in the Digital Era’ menjadi tema yang diambil pada tahun ini, sejalan dengan FM yang sedang menghadapi transformasi multidimensi. Selain transformasi nama sebelumnya dikenal sebagai general affairs (GA), general services (GS), fasilitas kantor, bagian rumah tangga, ataupun bagian umum, juga bertransformasi model pengelolaan menjadi value-based FM yang lebih strategis, serta bertransformasi dari cara kerja yang konvensional menjadi digital.   FM Forum 2019 ini selain sebagai ajang berkumpulnya para manager dan eksekutif dari berbagai perusahaan, juga sebagai wadah bertukar ide dan pikiran bagi para praktisi FM yang melibatkan pelaku industri hulu migas maupun industri lainnya.   Ketua Panitia FM Forum 2019, Eka Tri Yulianto, berharap ajang ini dapat merangkul lebih luas kepada para praktisi FM di seluruh perusahaan yang ada di Indonesia. Dalam menghadapi tantangan di zaman digital yang berubah pesat saat ini, perusahaan/instansi harus selalu berinovasi mengikuti perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat.   Harapannya, para praktisi FM dapat terus berkolaborasi dan bersinergi, dengan terus mendorong efisiensi di segala bidang mulai dari sewa gedung, transportasi untuk mobilisasi pekerja, fasilitas dan peralatan kantor, fasilitas kedinasan serta travel dan akomodasi perjalanan dinas.   “Dengan menampilkan narasumber yang andal dan kompeten di bidangnya, peserta dapat bersinergi dan membuka wawasan serta menjalin koneksi yang diperlukan agar ke depannya dapat membantu meningkatkan kontempensi dan kinerja mereka,” ujar Eka.   Sebanyak 30 profesional FM akan mengambil peran sebagai pembicara di ajang FM tingkat nasional dengan keynote speaker Kepala Bappenas (tentative). Para narasumber lainnya yang akan berbagi cerita di ajang FM terbesar di Indonesia di antaranya Prof. Dr. Eniya Listiani Dewi, B.Eng., M.Eng. (Deputi Bidang Teknologi Informasi, Energi dan Material); Ricky Elson (Electric Car Developer); Fitra Eri (Jurnalis Otomotif); Steven Ee  (Book Author & Certified Facility Manager); Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, (Author & Nutrisionist); Rifkiandi Darajatun (Head of Project Management Office (PMO) Division MRT Jakarta); Marischka Prudence (Travel Blogger); James Gwee (Indonesia’s Favourite Trainer & Seminar Speaker);  Reza A. Nurtjahja (Managing Director Urbane Indonesia); Billy Kalangi (Celebrity Chef); Mirza Lesmono (Associate Director Cushman & Wakefield); Johanes Chang (Founder and Managing Director PT Biztrips Teknologi Multimedia Solusi); Sufintri Rahayu (Public Relation Director Traveloka) dan narasumber lainnya.  

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Jakarta, TAMBANG – Sektor ketenagalistrikan Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang penting. Peningkatan permintaan listrik, integrasi energi terbarukan, modernisasi jaringan, digitalisasi, serta meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan pusat data mendorong kebutuhan akan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, fleksibel, dan tangguh. Dalam konteks tersebut, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect

By Rian Wahyuddin
Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Jakarta, TAMBANG – Presiden Direktur PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), Gilarsi Wahju Setijono mengungkap sejumlah tantangan pengembangan komoditas logam tanah jarang (LTJ) di dalam negeri. Saat ini, Perminas sudah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) LTJ eksplorasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Mamuju, Sulawesi Barat. Kata Gilarsi, tantangan

By Rian Wahyuddin